Top Ad 728x90

Friday, October 14, 2016

5.000 Ormas Islam ikut Demo Tolak Ahok 14 Oktober 2016

NGEHH.ID - 5.000 Ormas Islam turun kejalan untuk ikut menolak Ahok untuk 'dipenjarakan' karena beberapa waktu lalu telah menghina agama islam.

NGEHH.ID - 5.000 Ormas Islam turun kejalan untuk ikut menolak Ahok untuk 'dipenjarakan' karena beberapa waktu lalu telah menghina agama islam.


Pendemo yang tergabung dalam Gerakan Muslim Jakarta tiba di gedung Badan Reserse Kriminal Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat siang, 14 Oktober 2016.

Massa yang sebagian besar berpakaian serba putih itu juga menduduki Jalan M. I. Ridwan Rais. Pengendara yang menuju ke Jalan Medan Merdeka Timur terpaksa berbelok ke Jalan Medan Merdeka Selatan.

Tanggapan Uztad Yusuf Mansur

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan keputusan resminya pada Senin (11/10) terkait pernyataan calon pejawat Gubernur DKI Jakarta, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama terkait Surah Al Maidah Ayat 51. MUI dengan tegas mengatakan pernyataan Ahok merupakan penghinaan terhadap ulama dan Islam.

"MUI sudah mengeluarkan Surat Pernyataan Resmi. Pelajaran. Sungguh pelajaran, Sangat2 berharga," kata Ustaz Yusuf Mansur dalam akun Instagram pribadinya, Senin (11/10).

"Kita start dlm bbrp hr insyaAllah. Belajar ayat2 ttg Yaa-ayyuhalladziina Aamanuu. Ada 89 ayat di dalam al Qur'an yang didahului dg Yaa-ayyuhalladziina aamanuu".

"Di antaranya di al Maa-idah ayat 51. Spy lbh komprehensif. Agak detil. Dan lbh luas serta mendalam. Udah tanggung 'diperkenalkan, dibacakan, diperdengarkan, dikasih tau' oleh Allah. Hingga ayat ini begitu populer skrg ini".

"Alhamdulillah. InsyaaAllah pelajarannya akan harian. Semoga dah. Mulai dari bbrp hr ini," tutup pemimpin Pondok Pesantren Darul Quran ini.

5.000 Ormas Islam ikut Demo Tolak Ahok


Beberapa demonstran berdiri di atas mobil bak terbuka. Mereka berorasi tentang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dinilai menodai agama Islam. "Laporkan Ahok sekali lagi," ujar salah satu demonstran.

Perwakilan demonstran pun memasuki gedung Bareskrim. Mereka hendak menemui Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto di ruangannya. Mereka di antaranya Ketua Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Muchsin Bin Zeid, Ratna Sarumpaet, dan Ustad Bachtiar Nasir.

Pada saat yang sama, massa juga berunjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta, kantor Ahok. Mereka berangkat dari Masjid Istiqlal, Jakarta.